Melihat Megah dan Terkenalnya Beberapa Masjid di India

India adalah salah satu negara yang mayoritas penduduknya beragama Hindhu. Meskipun pada awalnya India merupakan negara gabungan dengan Pakistan (warganya menganut agama Islam), dan memutuskan untuk memisahkan wilayah teritorial kedua negara tersebut. Dalam sejarahnya, agama Islam mulai masuk ke wilayah India yakni pada masa pemerintahan Khalifah Umar bin Khattab (634-644 M) dan juga pada masa pemerintahan Dinasti Bani Umayyah (871 M). Dan semenjak itu, banyak sekali pendatang yang masuk ke India untuk menyebarkan ajaran agama Islam, khususnya melalui jalur perdagangan.

Masjid merupakan tempat ibadah bagi seluruh umat beragama Muslim. Tidak heran, jika selama periode masuknya Islam ke India banyak sekali masjid-masjid megah dan terkenal yang dibangun. Megahnya masjid ini dapat dilihat dari gaya arsitekturnya yang cukup memanjakan mata, tetapi juga kisah yang terukir di dalamnya pun menjadi sejarah tersendiri bagaimana masjid-masjid tersebut dibuat. Hingga pada tahun 2019, masyarakat Islam di India sudah mencapai sekitar 204 juta jiwa atau 10,9% dari total populasi Islam di dunia.

1. Masjid Haji Ali di Mumbai

Merupakan salah satu masjid yang terkenal dan sering menjadi tujuan wisata saat berada di Mumbai. Yang menjadi daya tarik tersendiri dari masjid ini adalah arsitektur dan lokasinya karena berada di area Dargah Road, Maharasta, Mumbai. Mengusung tema arsitektur bergaya Islam, terdapat menara marmer,  kubah, dan gerbang utama yang sengaja dibuat agar berwarna putih senada. Membuat tampilan eksterior masjid yang kokoh seolah dihantam oleh deburan ombak dari Laut Arab sebagai pemandangannya. 

Selain menjadi tempat ibadah dan wisata bagi para turis, ternyata Masjid Haji Ali ini juga digunakan sebagai makam salah satu sufi yang terkenal, yaitu Pir Haji Ali Shah Bukhari. Ia merupakan seorang sufi yang datang ke India dengan tujuan untuk menyebarluaskan agama Islam yang pada saat itu masih menjadi agama minoritas di negara tersebut. Sehingga pada akhirnya menjadikan Masjid Haji Ali ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mengunjunginya, sekalipun itu dari pengunjung asing yang berbeda negara maupun agama. Lokasi masjid Haji Ali yang berada di atas pulau kecil, merupakan tempat dimana peti nya ditemukan. Sebab, konon dulunya Pir Haji Ali membuangnya ke laut. Maka sampai sekarang, di area sekitar masjid itulah peti jasadnya berada.

2. Masjid Jama di Delhi

Berada di sekitar kawasan Taj Mahal, menjadikan Masjid Jama ini menjadi masjid terbesar yang berada di India. Masjid yang mampu menampung 25.000 jamaah untuk sholat ini menjadi daya tarik di bidang pariwisata kota Delhi. Masjid yang dibangun pada masa kekaisaran Mughal Shah Jahan (tahun 1644) ini memiliki bentuk arsitektur yang megah. Bagaimana tidak ? Pada awal memasuki area masjid saja kita sudah disuguhkan oleh banyaknya anak tangga yang terdapat di kedua sisi Gerbang utama di Utara, Selatan dan Timur masjid, dimana masing-masing gerbang jumlahnya bisa mencapai lebih dari 30 anak tangga.

Dan ketika sudah berada tepat di pelataran masjid, kita akan disuguhkan oleh indahnya bentuk kubah dan 4 menara setinggi 40 meter (terbuat dari perpaduan antara marmer putih dengan batu pasir merah) dari masjid tersebut. Ditambah lagi dengan adanya pintu masuk utama yang sengaja dibuat melengkung membuat tampilan luar masjid menjadi semakin gagah. Pada bagian interior masjid juga terdapat lantai yang dilapisi marmer berwarna putih dan hitam membuat seolah lantai tersebut merupakan sajadah yang bisa digunakan saat beribadah, semakin membuat masjid yang berukuran 80 m x 27 m ini semakin tampak megah dan gagah.

3. Masjid Nagina di Gujarat

Berlokasi di Gujarat India, masjid yang satu ini masih terletak di sebelah kiri halaman utama Benteng Agra. Dibangun berdasarkan teknik arsitektur bergaya Mughal, masjid ini memiliki tiga kubah besar di atasnya yang dipadu-padankan dengan tembok dari marmer putih membuat tampilan dari masjid ini menjadi khas, dan yang membuatnya menyatu dengan ciri khas India adalah lengkungan dari setiap pilarnya yang dibuat lebar dan besar.

Yang membedakan masjid Nagina ini dengan masjid yang lainnya di India, adalah terdapat balkon yang diukir dari panel kisi-kisi dan pada bagian teras utara masjid sengaja di bangun lebih tinggi, sehingga dari balkon tersebut para pengunjung yang datang bisa menyaksikan keindahan Taj Mahal dari kejauhan.

4. Masjid Bara Imambara di Lucknow

Sekilas ketika kita melihat bangunan masjid Bara Imambara ini, kita akan merasa seolah bangunan tersebut berada di London dan bukan merupakan tempat ibadah seperti masjid. Yang menjadikan masjid ini unik adalah dibangun tanpa menggunakan kayu balok ataupun logam, karena semua yang digunakan hanyalah batu bata berukuran kecil dan dicampur dengan plesteran kapur. 

Dibangun oleh Awadh Nawab Asaf ud Daula, Masjid Bara Imambara ini sengaja dibuat dengan tampilan atap aula tengah yang berbentuk melengkung dan terdapat 1.000 lorong labirin, selain itu masjid satu ini juga memiliki 489 pintu masuk dan beberapa anak tangga yang sangat khas. Hingga sampai sekarang, Masjid Bara Imambara ini dikenal sebagai salah satu masjid yang dibangun tanpa menggunakan bahan penahan di setiap sisi bangunannya.

5. Masjid Cheraman Juma di Kerala

Masjid yang bagian eksteriornya masih memiliki tampilan lebih sederhana dan khas tidak seperti masjid besar lainnya yang terdapat di sekitar negara India. Masjid Cheraman Juma dibangun oleh Malik Deenar pada tahun 629 M dan merupakan masjid pertama yang dibangun di negara ini. Meskipun telah mengalami beberapa kali renovasi, tetapi Masjid Cheraman Juma ini masih kuat dan berdiri kokoh. Hingga saat ini masih banyak wisatawan yang berkunjung ke masjid ini, mulai dari yang beragama Islam maupun yang bukan. Berbeda dengan sejumlah masjid yang mengusung jenis arsitektur Mughal, masjid satu ini justru dibangun dengan gaya arsitektur Kerala, dengan lampu minyak kuno yang sudah terdapat di dalamnya dari 1.000 tahun lalu sebagai salah satu landmarknya.

6. Masjid Makkah di Hyderabad

Hampir sama dengan Masjid Bara Imambara, masjid yang bernama Makkah ini juga memiliki tampilan arsitektur yang luar biasa mewah dan berbeda dengan beberapa masjid lainnya. Masjid ini sekilas juga terlihat seperti bangunan yang terletak di sekitar Benua Eropa jika dilihat dari bagian eksteriornya. Lokasinya yang berada di dekat Istana Chowmahalla (salah satu landmark bersejarah yang terkenal). Masjid yang dirancang dengan motif bunga dan terdapat lukisan dinding bertuliskan ayat-ayat suci Al-Qur’an ini berukuran 55 m x 67 m.

Dibangun oleh Muhammad Quli Qutb Shah pada masa pemerintahan Dinasti Qutb Shahi, masjid ini merupakan salah satu masjid yang tertua di India. Bahan dasar utama dalam pembuatan masjid ini juga berasal dari batu bata Mekkah, ini dapat dilihat dengan jelas pada bagian lengkungan yang berada di pusat masjid. Saking megahnya, selama waktu pembangunan masjid juga diperkirakan membutuhkan 8.000 pekerja dalam kurun waktu 77 tahun lamanya. Maka tidak heran jika di ruang sholat utamanya bisa menampung sekitar 10.000 orang jamaah.